Prasyarat
- 2.1 Memulai Outlet — Outlet sudah aktif
- 2.2 Konfigurasi Bisnis — Kategori bisnis F&B sudah dipilih
- 2.4 Kelola Produk — Produk sudah ada untuk diatur HPP-nya
Konteks Fitur
Inventori memungkinkan outlet melacak Harga Pokok Penjualan (HPP) per produk. HPP adalah nilai modal yang dikeluarkan untuk membuat satu porsi produk. Dengan HPP, owner bisa melihat margin keuntungan per produk di laporan.
Dua Mode HPP
| Aspek | HPP Manual | HPP Resep Bahan Baku |
|---|---|---|
| Cara kerja | Isi nilai modal langsung di form produk | Hitung dari komposisi bahan baku |
| Akurasi | Estimasi tetap | Otomatis dihitung dari harga bahan × kuantitas |
| Cocok untuk | Produk dengan modal tetap (minuman, snack) | Produk dengan resep variasi (masakan, campuran) |
| Pemeliharaan | Update manual jika harga berubah | Update harga bahan baku → HPP otomatis terupdate |
| Bahan baku | Tidak perlu dibuat | Wajib buat bahan baku terlebih dahulu |
Hubungan dengan Bahan Baku
Bahan baku adalah produk khusus dengan tipe ingredient. Setiap bahan baku memiliki harga modal (cost) yang menjadi dasar perhitungan HPP resep. Bahan baku dikelola di halaman terpisah: Master → Bahan Baku.
Bahan baku tidak tampil di kasir — hanya digunakan untuk perhitungan HPP resep.
Alur
Owner mengaktifkan fitur inventori di pengaturan, lalu mengatur HPP per produk dengan mode manual atau resep.
Studi Kasus: Gerai Seblak
Panduan ini menggunakan dua produk dari Gerai Seblak untuk mendemonstrasikan kedua mode HPP.
Studi Kasus 1: HPP Manual — Seblak Kering
Seblak Kering adalah produk varian dengan komposisi bahan yang sederhana dan harganya stabil. Owner menetapkan HPP manual karena bahannya sudah utuh (kerupuk + bumbu) dan tidak perlu dihitung per bahan.
HPP manual cocok untuk produk yang komposisinya sederhana dan harganya stabil. Owner cukup memasukkan nilai modal sekali, tidak perlu mendefinisikan setiap bahan.
Contoh Lain yang Bisa Dibuat
Selain Seblak Kering, Anda bisa menggunakan HPP manual untuk produk seperti:
- Es Teh Manis: Modal tetap Rp 2.000 (teh + gula + es), harga jual Rp 5.000
- Kopi Hitam: Modal tetap Rp 3.000 (kopi + air), harga jual Rp 8.000
- Air Mineral Botol: Modal tetap Rp 3.000 (beli eceran), harga jual Rp 5.000
- Nasi Putih: Modal tetap Rp 2.500 per porsi, harga jual Rp 5.000
Studi Kasus 2: HPP Resep Bahan Baku — Seblak Kuah
Seblak Kuah adalah produk masakan dengan resep kompleks. Harga bahan bisa berubah, jadi HPP dihitung otomatis dari komposisi bahan baku. Resep hanya mencatat bahan baku utama (modal dasar seblak), tidak termasuk topping varian seperti level pedas atau tambahan — topping dikelola via grup varian.
HPP resep cocok untuk produk yang komposisinya kompleks dan harga bahannya fluktuatif. Ubah harga bahan baku → HPP semua produk yang menggunakan bahan tersebut otomatis terupdate.
Resep Seblak Kuah
Bahan baku yang dibuat untuk resep Seblak Kuah (bahan utama saja, tanpa topping varian):
| Bahan Baku | Kuantitas | Satuan | Harga Modal | Subtotal |
|---|---|---|---|---|
| Kerupuk Aci | 100 | gram | Rp 15/gram | Rp 1.500 |
| Telur Ayam | 1 | pcs | Rp 2.500/pcs | Rp 2.500 |
| Bakso Sapi | 3 | pcs | Rp 500/pcs | Rp 1.500 |
| Sosis Ayam | 1 | pcs | Rp 800/pcs | Rp 800 |
| Sawi Hijau | 50 | gram | Rp 4/gram | Rp 200 |
| Bumbu Halus Seblak | 1 | sdt | Rp 500/sdt | Rp 500 |
| Kaldu Bubuk | 1 | sdt | Rp 200/sdt | Rp 200 |
| Total HPP | Rp 7.200 |
Catatan: Bumbu halus (bawang putih, bawang merah, kencur, cabai) digabung menjadi satu bahan baku "Bumbu Halus Seblak" agar resep lebih sederhana. Air/kaldu tidak dimasukkan karena dianggap biaya overhead. Topping varian (level pedas, tambahan mie, dll) dikelola via grup varian, bukan resep.
Contoh Lain yang Bisa Dibuat
Selain Seblak Kuah, Anda bisa menggunakan HPP resep untuk produk seperti:
- Nasi Goreng Spesial: Resep = nasi (1 porsi) + telur (1 butir) + ayam (50g) + bumbu (2 sdt)
- Mie Goreng: Resep = mie (1 porsi) + telur (1 butir) + sayuran (50g) + bumbu (2 sdt)
- Es Jeruk: Resep = air (200ml) + gula (2 sdm) + sari jeruk (30ml)
- Paket Hemat Seblak: Tidak bisa pakai resep (tipe combo) — gunakan HPP manual
Langkah 1 — Tab Fitur Operasional
Buka menu Pengaturan di sidebar outlet dashboard. Pada halaman pengaturan, pilih tab Fitur Operasional. Scroll ke bawah sampai menemukan card Inventori.

Tab Fitur Operasional
Klik tab Fitur Operasional di halaman pengaturan. Tab ini berisi semua toggle fitur outlet, termasuk Dine-In, Delivery, Self-Order, dan Inventori.
Card Inventori hanya muncul untuk kategori bisnis F&B. Scroll ke bawah melewati card "Alur Pesanan Kasir", "Self-Order & Katalog Online", dan "Operasional Meja" untuk menemukan card "Inventori".
Langkah 2 — Aktifkan Inventori
Pada card Inventori di tab Fitur Operasional, nyalakan toggle Gunakan Inventori untuk mengaktifkan fitur HPP dan bahan baku.

Toggle "Gunakan Inventori"
Nyalakan toggle untuk mengaktifkan fitur inventori. Setelah aktif, opsi tambahan muncul:
- Default Mode HPP — pilih mode default (Manual/Resep) untuk produk baru
- Izinkan Stok Negatif — kasir tetap bisa menjual meskipun stok bahan tidak cukup
Default Mode HPP
Pilih mode HPP default untuk produk baru:
- Manual — isi HPP langsung di form produk (default)
- Resep — HPP dihitung dari komposisi bahan baku
Mode default hanya menentukan pilihan awal saat membuat produk baru. Mode bisa diubah per produk di form produk.
Simpan Pengaturan
Klik Simpan Pengaturan untuk menyimpan konfigurasi inventori.
Info Banner
Setelah inventori aktif, banner biru muncul: "Inventori aktif. Atur HPP per produk di menu Produk → form produk."
Langkah 3 — Daftar Bahan Baku
Untuk menggunakan HPP resep, buat bahan baku terlebih dahulu. Buka menu Master → Bahan Baku di sidebar.

Tambah Bahan Baku
Klik tombol Tambah Bahan Baku untuk membuat bahan baku baru. Bahan baku adalah produk khusus dengan tipe ingredient — tidak tampil di kasir, hanya untuk perhitungan HPP resep.
Tabel Bahan Baku
Tabel menampilkan daftar bahan baku dengan kolom:
- Nama — nama bahan baku (mis. "Kerupuk", "Telur", "Bumbu Seblak")
- Harga — harga beli bahan baku
- HPP — harga modal bahan baku
- Stok — jumlah stok saat ini
- Satuan — unit bahan baku (pcs, gram, ml, dll)
- Status — Aktif / Nonaktif
Bahan baku wajib dibuat sebelum dapat digunakan di resep produk. Setiap bahan baku memiliki harga modal (cost) yang menjadi dasar perhitungan HPP.
Langkah 4 — Form Tambah Bahan Baku
Form tambah bahan baku muncul sebagai dialog modal. Isi nama, harga modal, stok, dan satuan.

Nama Bahan Baku
Masukkan nama bahan baku (mis. "Kerupuk Aci", "Telur Ayam", "Bakso Sapi", "Bumbu Halus Seblak"). Nama ini tampil di picker resep saat memilih bahan untuk produk.
Harga Modal (Cost)
Masukkan harga modal per satuan bahan baku. Nilai ini digunakan untuk menghitung HPP resep. Contoh: Kerupuk Aci Rp 15/gram, Telur Rp 2.500/pcs, Bakso Rp 500/pcs.
Stok
Masukkan jumlah stok awal bahan baku. Stok berkurang otomatis saat produk yang menggunakan bahan ini terjual.
Satuan
Pilih satuan bahan baku (mis. pcs, gram, ml, sdt). Satuan membantu memastikan kuantitas resep akurat.
Simpan
Klik Simpan untuk menyimpan bahan baku. Bahan baku langsung aktif dan bisa dipilih di resep produk.
Detail Field
Langkah 5 — Form Produk: HPP Manual
Buka menu Kelola Produk → pilih produk → klik Edit. Pada form produk, scroll ke section Harga Pokok Penjualan (HPP) di kolom kanan (Opsi Lanjutan).

Section HPP
Section "Harga Pokok Penjualan (HPP)" muncul di Opsi Lanjutan saat inventori aktif dan tipe produk bukan combo. Nyalakan toggle untuk mengaktifkan HPP pada produk ini.
Tab HPP Manual
Pilih tab HPP Manual untuk mode HPP sederhana. Isi nilai modal langsung tanpa perlu mendefinisikan resep.
Harga Modal (HPP)
Masukkan nilai modal produk. Contoh: Seblak Kering = Rp 6.500. Nilai ini digunakan untuk menghitung margin di laporan.
Simpan Menu
Klik Simpan Menu untuk menyimpan HPP. Setelah disimpan, HPP tampil di laporan produk dan laporan HPP.
Contoh: Seblak Kering — harga jual Rp 16.000, HPP Rp 6.500, margin Rp 9.500 (59%).
Langkah 6 — Form Produk: HPP Resep
Pada produk yang sama atau produk berbeda, pilih tab Resep Bahan Baku di section HPP untuk menghitung HPP dari komposisi bahan baku.

Tab Resep Bahan Baku
Pilih tab Resep Bahan Baku untuk mode HPP berbasis resep. HPP dihitung otomatis dari jumlah (kuantitas) × harga modal setiap bahan baku dalam resep.
Tombol Kelola Resep
Klik tombol Kelola Resep untuk membuka Recipe Manager Modal. Di modal ini, tambah bahan baku dan atur kuantitasnya.
Badge Jumlah Bahan
Badge di sebelah tab menunjukkan jumlah bahan baku dalam resep. Contoh: badge "3" berarti resep memiliki 3 bahan baku.
Simpan Menu
Klik Simpan Menu untuk menyimpan resep. HPP otomatis dihitung dan disimpan saat produk disimpan.
Langkah 7 — Recipe Manager Modal
Recipe Manager Modal menampilkan daftar bahan baku dalam resep produk. Tambah bahan baku dari daftar, atur kuantitas, dan urutkan sesuai kebutuhan.

Tambah Bahan Baku
Klik tombol Tambah Bahan Baku untuk membuka picker. Pilih bahan baku dari daftar produk bertipe ingredient yang sudah dibuat.
Kuantitas Bahan
Masukkan kuantitas bahan baku per porsi produk. Contoh: Seblak Kuah butuh 100 gram kerupuk aci, 1 pcs telur, 3 pcs bakso, dll.
Hapus Bahan
Klik ikon tempat sampah untuk menghapus bahan dari resep. Bahan baku tetap ada di daftar master — hanya dihapus dari resep produk ini.
Total HPP
Total HPP otomatis dihitung di bagian bawah modal: sum dari (kuantitas × harga modal) setiap bahan. Contoh: 100×Rp 15 + 1×Rp 2.500 + 3×Rp 500 + ... = Rp 7.200.
Simpan Resep
Klik Simpan untuk menyimpan resep. Modal tertutup dan resep tampil di form produk dengan total HPP.
Contoh Resep: Seblak Kuah
| Bahan Baku | Kuantitas | Satuan | Harga Modal | Subtotal |
|---|---|---|---|---|
| Kerupuk Aci | 100 | gram | Rp 15/gram | Rp 1.500 |
| Telur Ayam | 1 | pcs | Rp 2.500/pcs | Rp 2.500 |
| Bakso Sapi | 3 | pcs | Rp 500/pcs | Rp 1.500 |
| Sosis Ayam | 1 | pcs | Rp 800/pcs | Rp 800 |
| Sawi Hijau | 50 | gram | Rp 4/gram | Rp 200 |
| Bumbu Halus Seblak | 1 | sdt | Rp 500/sdt | Rp 500 |
| Kaldu Bubuk | 1 | sdt | Rp 200/sdt | Rp 200 |
| Total HPP | Rp 7.200 |
Harga jual Seblak Kuah Rp 13.000 — HPP Rp 7.200 — margin Rp 5.800 (45%).
Catatan: Resep hanya mencatat bahan baku utama (modal dasar). Topping varian seperti level pedas atau tambahan mie dikelola via grup varian, bukan resep. Bumbu halus (bawang putih, bawang merah, kencur, cabai) digabung menjadi satu bahan baku agar resep lebih sederhana.
Tips & Catatan
- Paket PRO: Fitur inventori memerlukan langganan PRO. Pada paket Basic, toggle terkunci dan tidak bisa diaktifkan.
- HPP tidak berlaku untuk combo: Tipe produk combo tidak memiliki section HPP. Gunakan HPP manual pada setiap item combo, atau set HPP manual langsung jika diperlukan.
- Bahan baku tidak tampil di kasir: Produk bertipe
ingredienthanya untuk perhitungan resep. Tidak muncul di daftar menu kasir. - Update harga bahan baku: Jika harga bahan baku berubah, update di halaman Bahan Baku. HPP semua produk yang menggunakan bahan tersebut otomatis terupdate saat produk tersebut disimpan atau dihitung ulang.
- Stok negatif: Jika "Izinkan Stok Negatif" aktif, kasir tetap bisa menjual meskipun stok bahan tidak cukup. Warning muncul tapi transaksi tidak diblokir. Cocok untuk outlet yang belum rutin melakukan stock opname.
- Default mode HPP: Mode default hanya menentukan pilihan awal saat membuat produk baru. Mode bisa diubah per produk di form produk — tidak terkunci ke mode default.
- HPP manual vs resep: Pilih manual untuk produk sederhana dengan modal stabil (minuman, snack). Pilih resep untuk produk dengan komposisi kompleks dan harga bahan fluktuatif (masakan, campuran).
- Laporan HPP: Setelah HPP diatur, laporan HPP dan margin tersedia di menu Laporan. Laporan menampilkan perbandingan harga jual, HPP, dan margin per produk.
Dokumentasi Terkait
- 2.3.2 Fitur Operasional — Daftar fitur outlet (termasuk inventori)
- 2.4 Kelola Produk — Membuat produk sebelum mengatur HPP
- 2.12 Laporan Outlet — Laporan HPP dan margin