No. 2.7 Outlet Dashboard Pengenalan

Shift Kasir

Panduan shift kasir Kekasir.id: buka shift dengan modal awal, tutup shift dengan rekap kas, dan serah terima antar kasir.

Sebelum Mulai

  • Minimal 1 akun kasir aktif (lihat panduan Staff & Perangkat)

Tentang Shift Kasir

Shift Kasir adalah siklus operasional kasir dari mulai buka shift (masuk dengan modal awal) hingga tutup shift (hitung kas akhir). Setiap transaksi tunai yang dilakukan kasir selama shift tercatat dalam laporan shift.

Dashboard outlet digunakan untuk memantau dan menutup shift. Pembukaan shift dilakukan dari aplikasi kasir (POS), bukan dari dashboard.

Langkah 1 — Membuka Halaman Shift Kasir

Klik menu Shift Kasir di sidebar outlet dashboard. Halaman menampilkan daftar shift dengan detail kas.

Halaman shift kasir

Kolom di Tabel Shift

  • Kasir — nama staff yang buka shift
  • Dibuka — waktu shift dibuka
  • Ditutup — waktu shift ditutup (kosong jika masih aktif)
  • Kas Awal — modal kasir saat buka shift
  • Kas Akhir — kas aktual saat tutup shift
  • Expected — kas yang seharusnya (dari perhitungan sistem)
  • Variance — selisih kas akhir vs expected (hijau = sesuai, merah = ada selisih)
  • Status — Aktif / Selesai

Langkah 2 — Memfilter Shift

Filter berdasarkan Status

1. Klik dropdown Status

2. Pilih: All / Aktif / Selesai

3. Tabel otomatis ter-filter

Filter berdasarkan Tanggal

1. Klik Date Range

2. Pilih tanggal mulai dan selesai

3. Klik Terapkan

Filter shift

Langkah 3 — Melihat Detail Shift

Klik Lihat Detail pada baris shift untuk melihat informasi lengkap.

Detail shift

Informasi Detail Shift

  • Kasir — nama dan username staff
  • Waktu — kapan dibuka dan ditutup
  • Kas Awal — modal awal shift
  • Total Transaksi — jumlah transaksi dalam shift
  • Penjualan — total nominal penjualan
  • Expected Cash — kas yang seharusnya (kas awal + penjualan tunai)
  • Actual Cash — kas aktual saat tutup shift
  • Variance — selisih (jika ada)
  • Daftar Transaksi — semua transaksi dalam shift

Langkah 4 — Tutup Shift

Jika kasir lupa menutup shift atau ada masalah, owner bisa menutup shift dari dashboard.

1. Cari shift dengan status Aktif

2. Klik Tutup Shift

3. Dialog tutup shift muncul

Tutup shift

Mengisi Form Tutup Shift

  • Kas Akhir — hitung dan masukkan kas fisik di laci
  • Catatan — opsional, isi jika ada varians/selisih

4. Sistem menampilkan: Expected Cash, Actual Cash, dan Variance

5. Klik Konfirmasi Tutup Shift

6. Status berubah menjadi Selesai

Studi Kasus: Gerai Seblak

Kasir pagi membuka shift pukul 08:00 dengan kas awal Rp 100.000. Selama shift, kasir melakukan 35 transaksi dengan penjualan tunai Rp 850.000.

  • Expected Cash: Rp 950.000 (100.000 + 850.000)
  • Actual Cash: Rp 945.000 (hasil hitung fisik)
  • Variance: -Rp 5.000 (merah — kas aktual lebih kecil)

Varians negatif berarti kas aktual lebih kecil dari ekspektasi. Owner dapat menanyakan kepada kasir penyebab selisih. Selisih wajar Rp 1.000 - Rp 5.000 bisa terjadi karena pembulatan kembalian.

Contoh Lain yang Bisa Dibuat

  • 2 shift per hari: Kasir pagi 08:00-16:00 (kas awal Rp 100.000), kasir malam 16:00-23:00 (kas awal Rp 50.000). Setiap shift punya laporan kas terpisah.
  • Shift tanpa varians: Kasir disiplin menghitung kembalian → actual = expected → variance Rp 0 (hijau).
  • Shift dengan varians besar: Actual Rp 900.000 vs expected Rp 950.000 → variance -Rp 50.000. Owner perlu investigasi (transaksi tertunda, kembalian salah, atau kas hilang).

Tips & Catatan

  • Varians: Selisih wajar Rp 1.000 - Rp 5.000 bisa terjadi karena pembulatan kembalian. Varians besar perlu diinvestigasi.
  • Shift Aktif: Hanya bisa ada 1 shift aktif per kasir. Kasir harus tutup shift sebelum bisa buka shift baru.
  • Buka Shift: Dilakukan dari aplikasi kasir (POS), bukan dashboard. Dashboard hanya untuk memantau dan menutup.
  • Catatan Varians: Selalu isi catatan jika ada varians. Membantu audit dan investigasi.

Dokumentasi Terkait