Sebelum Mulai
- Minimal 1 akun kasir aktif (lihat panduan Staff & Perangkat)
Tentang Shift Kasir
Shift Kasir adalah siklus operasional kasir dari mulai buka shift (masuk dengan modal awal) hingga tutup shift (hitung kas akhir). Setiap transaksi tunai yang dilakukan kasir selama shift tercatat dalam laporan shift.
Dashboard outlet digunakan untuk memantau dan menutup shift. Pembukaan shift dilakukan dari aplikasi kasir (POS), bukan dari dashboard.
Langkah 1 — Membuka Halaman Shift Kasir
Klik menu Shift Kasir di sidebar outlet dashboard. Halaman menampilkan daftar shift dengan detail kas.

Kolom di Tabel Shift
- Kasir — nama staff yang buka shift
- Dibuka — waktu shift dibuka
- Ditutup — waktu shift ditutup (kosong jika masih aktif)
- Kas Awal — modal kasir saat buka shift
- Kas Akhir — kas aktual saat tutup shift
- Expected — kas yang seharusnya (dari perhitungan sistem)
- Variance — selisih kas akhir vs expected (hijau = sesuai, merah = ada selisih)
- Status — Aktif / Selesai
Langkah 2 — Memfilter Shift
Filter berdasarkan Status
1. Klik dropdown Status
2. Pilih: All / Aktif / Selesai
3. Tabel otomatis ter-filter
Filter berdasarkan Tanggal
1. Klik Date Range
2. Pilih tanggal mulai dan selesai
3. Klik Terapkan

Langkah 3 — Melihat Detail Shift
Klik Lihat Detail pada baris shift untuk melihat informasi lengkap.

Informasi Detail Shift
- Kasir — nama dan username staff
- Waktu — kapan dibuka dan ditutup
- Kas Awal — modal awal shift
- Total Transaksi — jumlah transaksi dalam shift
- Penjualan — total nominal penjualan
- Expected Cash — kas yang seharusnya (kas awal + penjualan tunai)
- Actual Cash — kas aktual saat tutup shift
- Variance — selisih (jika ada)
- Daftar Transaksi — semua transaksi dalam shift
Langkah 4 — Tutup Shift
Jika kasir lupa menutup shift atau ada masalah, owner bisa menutup shift dari dashboard.
1. Cari shift dengan status Aktif
2. Klik Tutup Shift
3. Dialog tutup shift muncul

Mengisi Form Tutup Shift
- Kas Akhir — hitung dan masukkan kas fisik di laci
- Catatan — opsional, isi jika ada varians/selisih
4. Sistem menampilkan: Expected Cash, Actual Cash, dan Variance
5. Klik Konfirmasi Tutup Shift
6. Status berubah menjadi Selesai
Studi Kasus: Gerai Seblak
Kasir pagi membuka shift pukul 08:00 dengan kas awal Rp 100.000. Selama shift, kasir melakukan 35 transaksi dengan penjualan tunai Rp 850.000.
- Expected Cash: Rp 950.000 (100.000 + 850.000)
- Actual Cash: Rp 945.000 (hasil hitung fisik)
- Variance: -Rp 5.000 (merah — kas aktual lebih kecil)
Varians negatif berarti kas aktual lebih kecil dari ekspektasi. Owner dapat menanyakan kepada kasir penyebab selisih. Selisih wajar Rp 1.000 - Rp 5.000 bisa terjadi karena pembulatan kembalian.
Contoh Lain yang Bisa Dibuat
- 2 shift per hari: Kasir pagi 08:00-16:00 (kas awal Rp 100.000), kasir malam 16:00-23:00 (kas awal Rp 50.000). Setiap shift punya laporan kas terpisah.
- Shift tanpa varians: Kasir disiplin menghitung kembalian → actual = expected → variance Rp 0 (hijau).
- Shift dengan varians besar: Actual Rp 900.000 vs expected Rp 950.000 → variance -Rp 50.000. Owner perlu investigasi (transaksi tertunda, kembalian salah, atau kas hilang).
Tips & Catatan
- Varians: Selisih wajar Rp 1.000 - Rp 5.000 bisa terjadi karena pembulatan kembalian. Varians besar perlu diinvestigasi.
- Shift Aktif: Hanya bisa ada 1 shift aktif per kasir. Kasir harus tutup shift sebelum bisa buka shift baru.
- Buka Shift: Dilakukan dari aplikasi kasir (POS), bukan dashboard. Dashboard hanya untuk memantau dan menutup.
- Catatan Varians: Selalu isi catatan jika ada varians. Membantu audit dan investigasi.
Dokumentasi Terkait
- 2.6 Staff & Perangkat — Akun kasir untuk shift
- 2.12 Laporan Outlet — Laporan kas & penjualan kasir