Bahan baku dicatat untuk persediaan dan resep, bukan sebagai menu yang dijual langsung di kasir. Produk siap jual tetap dibuat sebagai produk menu dan pelacakan stoknya diatur pada produk tersebut.
Contoh yang akan dibuat
Kedai Latihan membuat bahan Susu Cair dengan satuan Mililiter (ml). Stok awalnya nol; persediaan akan ditambahkan melalui pembelian. Bahan ini nantinya dapat dipakai pada resep minuman.
Contoh lain: tepung memakai Gram, telur memakai Butir, atau minuman kemasan memakai Pcs sebagai produk siap jual.
Aktifkan pencatatan stok
Buka Pengaturan → F&B / Inventori, aktifkan Gunakan Fitur Stok, lalu Simpan Perubahan. Pilih satuan sebelum mencatat stok supaya jumlah pembelian dan kebutuhan resep dapat dibandingkan dengan benar.
Tambah bahan
Buka Produk & Stok → Bahan & Stok, pilih tambah bahan. Form Tambah Bahan juga dapat dibuka dari tambah produk dengan jenis Bahan.
Isi Nama Produk Susu Cair. Biarkan Olahan Sendiri mati untuk bahan yang dibeli langsung. Pilih satuan stok Mililiter (ml), kemudian simpan.

Olahan Sendiri digunakan untuk hasil produksi dari bahan lain, misalnya bumbu atau adonan. Bahan seperti itu memerlukan resep dan pencatatan produksi; tidak sama dengan pembelian susu pada contoh ini.
Periksa stok bahan
Buka kembali Bahan & Stok, cari Susu Cair. Contoh belum memiliki pembelian, sehingga stok nol dan diberi status Habis. Nilai persediaan dan modal juga masih nol.

Tambahkan barang yang benar-benar diterima melalui Barang Masuk. Jangan mengisi jumlah liter sebagai mililiter: 2 liter setara 2.000 ml. Konsistensi satuan menentukan ketepatan stok dan biaya resep.