Laporan kasir dan dapur mempunyai tujuan berbeda. Kasir membantu membaca kontribusi transaksi; dapur membantu membaca jumlah serta proses item pesanan.
Contoh yang akan dibaca
Kedai latihan mempunyai tiga transaksi buatan QA A senilai Rp 37.000, serta satu pesanan self-order Rp 11.000 yang pembuatnya bukan akun staf. Laporan dapur memperlihatkan produk dari pesanan latihan yang dikirim dan diproses di KDS.
Contoh lain: membandingkan kontribusi kasir pada periode yang sama; memeriksa produk paling sering masuk dapur; meninjau durasi proses suatu menu.
Periksa kontribusi kasir
Buka Laporan → Kasir → Kas & Penjualan, lalu pilih periode pemeriksaan.

Pada contoh, QA A mempunyai tiga transaksi Rp 37.000. Pesanan self-order Rp 11.000 tampil pada Kasir Tidak Diketahui karena transaksi asalnya tidak mempunyai identitas pembuat staf. Label ini bukan bukti bahwa pembayaran tidak diterima; cocokkan dengan kanal serta riwayat pembayaran transaksi.
Periksa jumlah transaksi, total dan rata-rata. Untuk pemeriksaan penutupan, buka laporan Tutup Kasir/Toko atau laporan Staff sesuai kebutuhan, lalu cocokkan dengan rincian shift.
Periksa pekerjaan dapur
Buka Dapur pada menu laporan. Fitur ini memerlukan paket yang menyediakan KDS dan kategori usaha yang sesuai.

Gunakan jumlah item atau kuantitas untuk memahami pekerjaan dapur. Gunakan durasi proses jika ingin memeriksa menu yang membutuhkan waktu lebih lama. Jumlah pada laporan dapur tidak harus sama dengan jumlah penjualan lunas: dapur memproses item pesanan, sementara penjualan memakai ketentuan transaksi pada laporannya.
Jika data atau menu tidak tersedia
Periksa tanggal, outlet dan hak akses. Jika muncul pemberitahuan paket atau kategori usaha, periksa langganan yang aktif. Jika ada kegagalan memuat, gunakan Coba Lagi setelah koneksi pulih; jangan menganggap screen kesalahan sebagai nilai nol.