Shift menghubungkan kegiatan kasir dengan modal awal, pembayaran dan pengeluaran selama bekerja. Hitung uang fisik ketika membuka serta menutup shift agar selisih dapat diperiksa.
Contoh yang akan dibuat
Budi Kasir masuk ke Kedai Panduan Baru, membuka shift dengan modal tunai Rp100.000, lalu menutupnya dengan tunai fisik Rp100.000. Belum ada transaksi atau pengeluaran pada shift latihan ini, sehingga tidak ada selisih.
Contoh lain: kasir membuka dengan uang kembalian Rp300.000, mencatat pengeluaran selama bekerja, atau menemukan selisih saat menghitung uang penutupan.
Masuk dan periksa shift
Masuk sebagai staf dengan kode outlet, username dan password. Buka Shift. Pastikan shift sebelumnya sudah selesai; jangan membuka pekerjaan dengan akun kasir lain.

Isi modal awal
Isi Uang Awal (Modal Tunai) berdasarkan uang yang benar-benar tersedia di laci. Contoh memakai 100000. Pilih Buka Shift Sekarang.

Periksa nama kasir, waktu mulai, modal awal dan status aktif. Ringkasan pembayaran masih kosong jika belum ada penjualan.

Periksa sebelum menutup
Selesaikan pesanan dan pembayaran yang masih berjalan sesuai proses outlet. Periksa pengeluaran serta transaksi belum lunas. Jika aplikasi menampilkan penghalang penutupan, telusuri pesanan terkait sebelum melanjutkan.
Pilih Tutup Shift. Hitung uang fisik di laci, kemudian isi Hitung Tunai Fisik di Laci. Masukkan hasil hitungan, bukan angka perkiraan agar selisih terlihat.

Contoh tidak mempunyai pembayaran atau pengeluaran, sehingga uang fisik sama dengan modal awal. Pada shift nyata, nilai yang diharapkan mengikuti pembayaran tunai dan arus kas yang tercatat.
Simpan penutupan
Pilih Tutup Shift pada dialog. Tunggu proses selesai dan periksa halaman kembali. Shift latihan telah ditutup dengan modal awal serta uang penutupan Rp100.000.
Gunakan Riwayat Shift untuk memeriksa periode kerja yang sudah selesai. Jangan membuka shift baru hanya untuk menyembunyikan selisih shift sebelumnya.