Halaman ini untuk Anda yang ingin menggali lebih dalam: siapa pelanggan setia, kapan jam sibuk, ke mana penjualan akan bergerak, dan transaksi mana yang mencurigakan. Di bagian akhir, semua laporan bisa diunduh.
Rute terkait: /report/customers · /report/analytics/*
Untuk siapa halaman ini
Halaman ini untuk Anda yang ingin menggali lebih dalam: siapa pelanggan setia, kapan jam sibuk, ke mana penjualan akan bergerak, dan transaksi mana yang mencurigakan. Di bagian akhir, semua laporan bisa diunduh.
Prasyarat
- Minimal 2 minggu data transaksi agar analitik bermakna.
- Anda login sebagai owner atau admin.
Gambaran alur
| # | Laporan | Yang dibaca |
|---|---|---|
| 1 | Pelanggan | Pelanggan paling loyal |
| 2 | Jam sibuk | Kapan outlet ramai |
| 3 | Proyeksi | Perkiraan penjualan |
| 4 | Anomali | Transaksi ganjil |
| 5 | Ekspor | Unduh untuk arsip |
Alur pertama kali pakai
| Langkah | Nama | Deskripsi |
|---|---|---|
| 1 | Buka analitik | Menu Laporan → Analitik |
| 2 | Pilih periode | Tentukan rentang waktu |
| 3 | Lihat pelanggan setia | Siapa paling sering datang |
| 4 | Lihat jam sibuk | Kapan penjualan tertinggi |
| 5 | Lihat proyeksi | Perkiraan penjualan ke depan |
| 6 | Periksa anomali | Tanda yang perlu ditelusuri |
Pelanggan setia
Bagian ini menampilkan pelanggan yang paling sering datang dan paling banyak berbelanja.


Kolom di daftar pelanggan setia
| Kolom | Artinya |
|---|---|
| Nama Pelanggan | Pelanggan yang tercatat |
| Jumlah Kunjungan | Berapa kali datang |
| Total Belanja | Total nilai belanjanya |
| Rata-rata Belanja | Rata-rata tiap kunjungan |
| Kunjungan Terakhir | Kapan terakhir datang |
Manfaat daftar ini
| Temuan | Tindakan |
|---|---|
| Pelanggan sering datang | Beri penghargaan atau kupon khusus |
| Pelanggan berbelanja besar | Jaga hubungan baik |
| Pelanggan jarang datang | Kirim pengingat atau promo |
| Pelanggan hilang | Coba tarik kembali dengan penawaran |
Studi kasus: Dari daftar ini, Bu Rina menemukan seorang pelanggan yang sudah tiga puluh kali datang bulan ini. Ia memberi pelanggan itu kupon khusus sebagai ucapan terima kasih. Pelanggan itu merasa dihargai dan makin sering datang bersama temannya.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Kupon pelanggan setia, untuk menjaga kesetiaan.
- Prioritas kabar menu baru, dikirim ke pelanggan setia.
- Pengingat pelanggan hilang, untuk menarik kembali.
Jam sibuk
Bagian ini menunjukkan jam dan hari ketika penjualan paling tinggi.


Kolom di analitik jam sibuk
| Kolom | Artinya |
|---|---|
| Jam | Rentang jam dalam sehari |
| Jumlah Transaksi | Berapa transaksi pada jam itu |
| Penjualan | Nilai penjualan pada jam itu |
| Rata-rata Antrean | Perkiraan banyak pesanan bersamaan |
Manfaat analitik jam sibuk
| Temuan | Tindakan |
|---|---|
| Jam tertentu selalu ramai | Tambah staff pada jam itu |
| Jam siang sepi | Jadwalkan istirahat atau persiapan |
| Jam malam ramai | Pastikan bahan cukup sampai tutup |
| Hari tertentu paling ramai | Siapkan stok ekstra di hari itu |
Studi kasus: Pak Slamet melihat penjualan memuncak antara pukul dua belas sampai satu siang. Sebelumnya ia hanya punya dua kasir sepanjang hari. Ia menambah satu kasir khusus jam itu, dan antrean pelanggan jadi jauh lebih pendek.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Atur jadwal staff, menyesuaikan jam ramai.
- Jadwalkan persiapan bahan, sebelum jam sibuk.
- Promo jam sepi, mengisi waktu yang lengang.
Proyeksi penjualan
Proyeksi memberi perkiraan penjualan ke depan berdasarkan data yang sudah ada.


Cara membaca proyeksi
| Angka | Artinya |
|---|---|
| Proyeksi Harian | Perkiraan penjualan hari tertentu |
| Proyeksi Mingguan | Perkiraan penjualan sepekan |
| Tren | Arah penjualan ke depan |
| Periode Dasar | Data yang dipakai untuk menghitung |
Manfaat proyeksi
| Kebutuhan | Cara memakai |
|---|---|
| Rencana belanja | Perkirakan kebutuhan bahan |
| Rencana staff | Perkirakan tenaga yang dibutuhkan |
| Target penjualan | Tetapkan target yang realistis |
| Rencana promo | Tentukan waktu kampanye |
Catatan: proyeksi adalah perkiraan, bukan kepastian. Pakai sebagai panduan, bukan patokan mutlak.
Studi kasus: Menjelang akhir pekan, Bu Rina melihat proyeksi menunjukkan kenaikan penjualan. Ia menyiapkan bahan dua puluh persen lebih banyak dari biasa. Ternyata benar, akhir pekan itu penjualan naik dan tidak ada menu yang kehabisan bahan.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Perencanaan bahan, memakai proyeksi harian.
- Perencanaan tenaga kerja, memakai proyeksi mingguan.
- Penetapan target, memakai tren sebagai dasar.
Tanda anomali
Anomali adalah pola yang tidak biasa. Bagian ini membantu Anda menemukan hal yang perlu diperiksa.


Jenis anomali yang biasa muncul
| Anomali | Kemungkinan penyebab |
|---|---|
| Lonjakan penjualan tiba-tiba | Ada promo besar atau hari besar |
| Penurunan mendadak | Outlet tutup atau ada gangguan |
| Transaksi pembatalan banyak | Masalah di kasir atau sistem |
| Diskon tidak wajar | Salah penerapan promo |
| Selisih kas berulang | Masalah pencatatan atau lainnya |
Langkah menangani anomali
| Langkah | Aksi |
|---|---|
| 1 | Buka daftar anomali |
| 2 | Pilih anomali yang ingin ditelusuri |
| 3 | Periksa transaksi pada waktu itu |
| 4 | Cari penyebabnya |
| 5 | Catat dan perbaiki |
Studi kasus: Suatu hari, laporan menunjukkan penjualan turun jauh. Pak Slamet memeriksa anomali dan menemukan ternyata outlet tutup setengah hari karena mati lampu. Bukan masalah penjualan, hanya kejadian yang bisa dijelaskan.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Selidiki lonjakan, apakah karena promo atau kesalahan input.
- Periksa penurunan, mencari penyebab di luar dugaan.
- Tindak lanjuti selisih, memastikan kas aman.
Menggabungkan analitik dengan keputusan
Empat bagian analitik ini paling berguna bila dibaca bersama.
Kombinasi yang berguna
| Kombinasi | Keputusan |
|---|---|
| Jam sibuk dan pelanggan setia | Jadwalkan staff terbaik di jam ramai |
| Proyeksi dan jam sibuk | Siapkan bahan sesuai perkiraan |
| Anomali dan jam sibuk | Cari penyebab penurunan di luar jam ramai |
| Pelanggan setia dan proyeksi | Kirim promo ke pelanggan yang paling mungkin datang |
Studi kasus: Bu Rina menggabungkan data jam sibuk dan pelanggan setia. Ia menemukan pelanggan setianya justru datang di jam sepi. Ia pun membuat promo khusus jam sepi untuk pelanggan setia, dan berhasil menambah kunjungan di waktu yang biasanya lengang.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Promo berbasis pelanggan, dikirim ke yang paling mungkin membeli.
- Atur stok berdasarkan jam, mengurangi sisa bahan.
- Rencana kampanye, memakai proyeksi dan jam sibuk.
Tips & Peringatan
Tips: periksa jam sibuk sebelum mengatur jadwal staff. Keputusan jadi lebih tepat.
Tips: beri perhatian lebih pada pelanggan setia. Pelanggan yang sudah ada lebih mudah dipertahankan daripada mencari yang baru.
Tips: pakai proyeksi sebagai panduan belanja, tapi siapkan cadangan bila ada lonjakan tak terduga.
Catatan: analitik pelanggan lebih lengkap bila kasir menempelkan nama pelanggan di tiap transaksi.
Peringatan: jangan panik melihat anomali. Periksa dulu penjelasannya sebelum mengambil tindakan.
Peringatan: proyeksi bukan kepastian. Selalu siapkan rencana cadangan.
Ringkasan Alur
| Ingin melakukan | Langkah |
|---|---|
| Melihat pelanggan setia | Buka analitik → bagian pelanggan loyal |
| Melihat jam ramai | Buka bagian jam sibuk |
| Memperkirakan penjualan | Buka bagian proyeksi |
| Menemukan masalah | Buka bagian anomali |
| Menyusun jadwal | Gabungkan jam sibuk dan pelanggan setia |
| Merencanakan promo | Gabungkan proyeksi dan pelanggan setia |
Dokumentasi Terkait
- Pelanggan, mencatat data pelanggan
Ekspor laporan
Ekspor laporan menyimpan data dalam berkas yang bisa dibuka di komputer.


Jenis laporan yang bisa diekspor
| Laporan | Isi |
|---|---|
| Penjualan | Semua transaksi pada periode |
| Produk | Penjualan per menu |
| Kasir | Performa tiap kasir |
| Shift | Rekap shift dan selisih kas |
| Pajak | Pungutan pajak pada periode |
| Pelanggan | Data pelanggan dan kunjungannya |
Pilihan format umum
| Format | Cocok untuk |
|---|---|
| Berkas data | Diolah lagi di program spreadsheet |
| Versi cetak | Dibaca langsung atau disimpan sebagai arsip |
| Berbagi tautan | Dikirim ke pihak lain lewat pesan |
Studi kasus: Setiap akhir bulan, Bu Rina mengunduh laporan penjualan dan laporan HPP. Ia mengirim keduanya ke akuntannya lewat pesan. Akuntan mengolah data itu dan mengembalikan ringkasan keuangan bulanan tanpa perlu datang ke outlet.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Arsip bulanan, menyimpan laporan tiap bulan.
- Kirim ke investor, menyiapkan data ringkas.
- Data untuk pajak, mengunduh rekap pajak.
Memilih periode ekspor
Periode yang tepat membuat laporan sesuai kebutuhan penerima.


Panduan memilih periode
| Kebutuhan | Periode yang dipakai |
|---|---|
| Laporan harian | Satu hari penuh |
| Laporan mingguan | Senin sampai Minggu |
| Laporan bulanan | Tanggal satu sampai akhir bulan |
| Laporan per promo | Sesuai tanggal promo berjalan |
| Laporan tahunan | Januari sampai Desember |
Tips: samakan periode dengan kebutuhan penerima. Akuntan biasanya butuh periode bulanan yang tepat tanggal satu sampai akhir bulan.
Studi kasus: Seorang akuntan meminta laporan Januari sampai Desember untuk perhitungan pajak tahunan. Bu Rina memakai periode tahunan, bukan dua belas ekspor terpisah. Ia menghemat waktu dan berkas yang dihasilkan lebih rapi.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Periode kustom, untuk audit periode tertentu.
- Periode per cabang, bila laporan digabung lintas outlet.
- Periode per kampanye, menilai hasil promo.
Mencetak laporan
Versi cetak berguna saat rapat atau untuk arsip fisik.


Hal yang perlu diperhatikan saat mencetak
| Hal | Perhatian |
|---|---|
| Orientasi | Laporan lebar lebih baik dicetak mendatar |
| Ukuran kertas | Sesuaikan dengan printer yang dipakai |
| Rentang halaman | Cetak hanya bagian yang dibutuhkan |
| Ringkasan atau lengkap | Cetak ringkasan untuk rapat, lengkap untuk arsip |
Studi kasus: Saat rapat bulanan, Pak Slamet mencetak versi ringkas laporan penjualan. Untuk arsip, ia mencetak versi lengkap termasuk rincian transaksi. Dengan memisahkan kedua kebutuhan itu, ia menghemat kertas dan waktu.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Cetak ringkasan, untuk presentasi singkat.
- Cetak lengkap, untuk arsip outlet.
- Cetak per divisi, bila ingin membagi laporan ke beberapa bagian.
Ekspor pembukuan
Untuk kebutuhan akuntansi, ada ekspor khusus yang berisi angka siap diolah.


Isi ekspor pembukuan
| Bagian | Isinya |
|---|---|
| Pendapatan | Total penjualan periode |
| HPP | Modal bahan menu terjual |
| Diskon | Total potongan yang diberikan |
| Pajak | Pungutan pajak pada periode |
| Pengeluaran | Biaya operasional yang dicatat |
| Ringkasan Laba | Hasil akhir setelah semua komponen |
Catatan: ekspor pembukuan butuh HPP dan pengeluaran yang sudah dicatat. Bila keduanya kosong, ringkasan laba tidak lengkap.
Studi kasus: Untuk mengajukan pinjaman usaha, sebuah bank meminta laporan keuangan enam bulan terakhir. Bu Rina mengekspor pembukuan enam bulan berturut-turut dalam satu format. Berkasnya langsung bisa dibaca analis bank tanpa perlu penjelasan tambahan.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Penyusunan pajak tahunan, memakai rekap bulanan.
- Laporan ke pemilik usaha, bila outlet dikelola manajer.
- Pengajuan kredit, menyertakan bukti keuangan.
Detail transaksi
Saat sebuah transaksi perlu diperiksa, detail lengkapnya bisa dibuka di laporan.


Isi detail transaksi
| Bagian | Isinya |
|---|---|
| Nomor Transaksi | Kode unik transaksi |
| Waktu | Tanggal dan jam transaksi |
| Kasir | Karyawan yang melayani |
| Daftar Item | Menu, jumlah, dan harga |
| Potongan | Diskon atau kupon yang dipakai |
| Pajak | Pungutan pada transaksi itu |
| Metode Bayar | Cara pelanggan membayar |
| Total | Jumlah akhir yang dibayar |
Studi kasus: Seorang pelanggan memprotes tagihan yang dianggap keliru. Admin membuka detail transaksinya, menunjukkan daftar item beserta harganya, dan menjelaskan potongan yang diterapkan. Pelanggan pun paham dan masalah selesai tanpa perselisihan.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Tindak lanjut keluhan, menunjukkan rincian transaksi.
- Verifikasi pajak, memastikan pajak dihitung benar.
- Penelusuran refund, memeriksa transaksi yang dibatalkan.
Rekap metode bayar
Bagian ini menunjukkan berapa uang masuk dari setiap cara pembayaran.


Kolom di rekap metode bayar
| Kolom | Artinya |
|---|---|
| Metode | Tunai, transfer, QRIS, kartu, atau dompet digital |
| Jumlah Transaksi | Berapa transaksi memakai metode itu |
| Total | Nilai uang dari metode itu |
| Kontribusi | Persentase terhadap total penjualan |
Manfaat rekap metode bayar
| Temuan | Tindakan |
|---|---|
| Non tunai mendominasi | Pastikan kode QR selalu siap |
| Tunai kecil | Siapkan modal kas lebih sedikit |
| Metode jarang dipakai | Pertimbangkan mematikannya |
| Metode baru tumbuh | Dukung dengan sosialisasi ke pelanggan |
Studi kasus: Rekap menunjukkan pembayaran non tunai sudah lebih dari separuh penjualan. Pak Slamet menyadari pentingnya menjaga kode QR tetap berfungsi. Ia memasang kode cadangan agar pelanggan tidak pernah gagal membayar.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Terima QRIS, bila tunai makin berkurang.
- Matikan metode jarang dipakai, agar pilihan lebih ringkas.
- Evaluasi biaya admin, bila memakai layanan pembayaran.
Settlement pembayaran
Settlement adalah proses pencairan uang dari pembayaran non tunai ke rekening outlet.


Kolom di rekap settlement
| Kolom | Artinya |
|---|---|
| Tanggal | Kapan transaksi terjadi |
| Metode | Cara bayar non tunai yang dipakai |
| Nilai Transaksi | Nilai transaksi pelanggan |
| Biaya Admin | Potongan penyedia pembayaran |
| Nilai Bersih | Uang yang dicairkan ke rekening |
| Status | Sudah cair atau masih tertunda |
Yang perlu dipantau
| Hal | Kenapa penting |
|---|---|
| Status pencairan | Memastikan uang benar-benar masuk |
| Biaya admin | Menghitung biaya layanan pembayaran |
| Selisih nilai | Mencocokkan dengan mutasi bank |
| Transaksi tertunda | Menelusuri yang belum cair |
Catatan: uang dari pembayaran non tunai tidak masuk laci kasir langsung. Uangnya cair ke rekening setelah diproses penyedia layanan.
Studi kasus: Bu Rina memeriksa rekap settlement dan menemukan satu transaksi berstatus tertunda sejak lama. Ia menghubungi penyedia layanan pembayaran, dan dana itu akhirnya cair. Tanpa memeriksa settlement, ia mungkin tidak sadar ada dana yang belum masuk.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Cocokkan dengan mutasi bank, memastikan semua dana masuk.
- Hitung biaya admin, memperhitungkan biaya layanan.
- Pantau transaksi tertunda, agar tidak ada dana menggantung.
Tips & Peringatan
Tips: ekspor laporan secara rutin, jangan menunggu diminta. Arsip yang siap membuat pekerjaan lebih cepat.
Tips: beri nama berkas dengan periode yang jelas, misalnya laporan-penjualan-juli-2026.
Tips: bandingkan rekap metode bayar dengan settlement. Keduanya harus cocok agar pencatatan keuangan rapi.
Catatan: pajak yang dipungut bukan pendapatan. Pisahkan dari laba saat menyerahkan laporan.
Peringatan: periksa status settlement secara berkala. Dana yang tertunda bisa terlewat bila tidak dipantau.
Peringatan: pastikan HPP dan pengeluaran sudah dicatat sebelum ekspor pembukuan. Tanpa keduanya, laporan laba tidak lengkap.
Ringkasan Alur
| Ingin melakukan | Langkah |
|---|---|
| Mengunduh laporan | Ekspor → pilih jenis dan periode → unduh |
| Mencetak laporan | Buka laporan → pilih versi cetak → cetak |
| Menyiapkan pembukuan | Ekspor Pembukuan → pilih periode → unduh |
| Menelusuri transaksi | Buka detail transaksi berdasarkan nomor atau waktu |
| Memeriksa pembayaran | Buka rekap metode bayar |
| Memantau pencairan | Buka rekap settlement |
Dokumentasi Terkait
- Pengaturan: Pengiriman & Pembayaran Non Tunai, mengatur metode pembayaran