Membuat potongan harga yang menarik pelanggan tanpa mengacaukan pembukuan.
Rute terkait: /manage/discounts · /manage/discounts/create · /manage/products
Untuk siapa halaman ini
Halaman ini untuk Anda yang ingin memberi potongan harga dengan cara yang terkendali. Ada dua bentuk potongan yang bisa dibuat. Promo berlaku otomatis begitu syaratnya terpenuhi, sedangkan kupon hanya aktif bila pelanggan memasukkan kode khusus.
Pembeda ini penting. Promo cocok untuk kampanye terbuka seperti "belanja Rp50.000 potong Rp5.000". Kupon cocok untuk penawaran tertutup seperti kode khusus pelanggan lama atau kode undangan yang dibagikan lewat pesan pribadi. Dengan memisahkan keduanya, Anda tidak perlu khawatir potongan terbuka bocor ke semua pelanggan.
Prasyarat
- Outlet sudah aktif dan Anda login sebagai owner atau admin.
- Produk sudah dibuat, karena potongan bisa dibatasi pada produk atau kategori tertentu.
- Anda sudah menentukan nominal potongan dan syaratnya sebelum membuat.
Alur pertama kali pakai
| Langkah | Nama | Deskripsi |
|---|---|---|
| 1 | Buka halaman Diskon | Menu Manajemen → Diskon |
| 2 | Pilih jenis | Tab Promo atau tab Kupon |
| 3 | Tambah potongan | Ketuk Tambah Promo atau Tambah Kupon |
| 4 | Isi detail | Nama, nominal, syarat, masa berlaku |
| 5 | Tentukan sasaran | Semua produk, kategori, atau produk tertentu |
| 6 | Simpan | Potongan langsung aktif di kasir |
| 7 | Uji coba | Buat transaksi percobaan untuk memastikan potongan muncul |
Halaman Diskon


Yang tampak di layar:
- Header, judul "Diskon" dan tombol tambah di kanan.
- Tab, Promo dan Kupon untuk memisahkan dua jenis potongan.
- Baris pencarian, untuk menyaring potongan yang banyak.
- Tabel potongan, setiap baris memuat nama, jenis nilai, syarat, masa berlaku, dan status.
- Kolom Aksi, tombol edit dan hapus per potongan.
Kolom di daftar diskon
| Kolom | Artinya |
|---|---|
| Nama | Judul potongan yang dilihat kasir, mis. "Promo Akhir Bulan" |
| Tipe Nilai | Potongan berupa persen atau nominal rupiah tetap |
| Syarat | Ketentuan minimal belanja atau kode yang harus dimasukkan |
| Masa Berlaku | Tanggal mulai dan tanggal berakhir potongan |
| Status | Sakelar untuk mengaktifkan atau menonaktifkan potongan |
Tips: beri nama yang jelas dan mudah dikenali kasir. Nama seperti "Promo Akhir Bulan 20%" jauh lebih membantu daripada "Promo 1".
Menambah promo
Promo berlaku otomatis. Begitu syaratnya terpenuhi di kasir, potongan langsung diterapkan.


Ketuk Tambah Promo, lalu isi dialognya.
Field di dialog promo
Contoh pengisian
| Field | Isi |
|---|---|
| Nama Promo | Promo Akhir Bulan |
| Tipe Diskon | Persen |
| Nilai Diskon | 10 |
| Minimal Belanja | 50000 |
| Sasaran | Semua Produk |
Studi kasus: Bu Rina ingin mendorong pelanggan belanja lebih banyak di akhir bulan. Ia membuat promo potongan 10 persen dengan minimal belanja Rp50.000. Promo berlaku untuk semua produk selama tiga hari terakhir setiap bulan. Kasir tidak perlu melakukan apa pun, potongan muncul sendiri saat total belanja mencapai syaratnya.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Diskon jam sepi, potongan 15 persen untuk transaksi sebelum jam sebelas pagi.
- Potongan menu tertentu, Rp5.000 untuk setiap porsi nasi goreng.
- Promo hari besar, potongan nominal tetap untuk perayaan tertentu.
Menambah kupon
Kupon hanya aktif bila pelanggan memasukkan kode khusus. Cocok untuk penawaran tertutup.


Ketuk Tambah Kupon, lalu isi kodenya. Kasir mengetik kode ini di layar pembayaran untuk menerapkan potongan.
Field di dialog kupon
Aturan penulisan kode
| Aturan | Alasan |
|---|---|
| Pakai huruf kapital | Mudah dibaca dan diketik kasir |
| Hindari spasi | Menghindari salah ketik |
| Pilih yang mudah diingat | HEMAT10 lebih baik dari XKQ7719 |
| Jangan pakai karakter mirip | Hindari kombinasi O dan 0, atau I dan 1 |
Studi kasus: Pak Slamet ingin memberi kejutan untuk pelanggan tetapnya. Ia membuat kupon dengan kode SETIA10 yang memberi potongan 10 persen dengan minimal belanja Rp30.000. Kode ini ia sebarkan lewat pesan pribadi ke lima puluh pelanggan langganan. Kasir cukup mengetik kodenya saat pelanggan menyebutkannya.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Kupon ulang tahun, kode khusus pada bulan lahir pelanggan.
- Kode undangan, dibagikan saat pembukaan cabang baru.
- Kupon kompensasi, diberikan saat pelanggan pernah kecewa.
Sasaran potongan
Potongan tidak harus berlaku untuk semua menu. Anda bisa membatasinya supaya promo lebih terarah dan biaya lebih terjaga.


Pilihan sasaran potongan
| Sasaran | Artinya | Contoh pemakaian |
|---|---|---|
| Semua Produk | Berlaku untuk seluruh menu di katalog | Promo akhir bulan |
| Kategori Tertentu | Hanya menu di kategori yang dipilih | Diskon semua minuman |
| Produk Tertentu | Hanya menu yang ditunjuk | Potongan nasi goreng saja |
Studi kasus: Sebuah kafe ingin menghabiskan stok croissant sebelum kedaluwarsa. Admin membuat promo potongan 30 persen khusus untuk produk croissant saja, bukan seluruh kategori pastry. Dengan sasaran yang sempit, promo tepat sasaran dan tidak memotong margin menu lain.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Diskon kategori minuman, agar pelanggan menambah pesanan minum.
- Potongan menu baru, untuk mendorong orang mencoba.
- Promo paket, khusus untuk produk bertipe combo.
Masa berlaku dan status
Setiap potongan punya rentang waktu. Di luar rentang itu, potongan tidak berlaku walau sakelarnya menyala.
Mengatur waktu potongan
| Pengaturan | Efek |
|---|---|
| Tanggal Mulai | Potongan hanya berlaku sejak tanggal ini |
| Berlaku Sampai | Potongan berhenti otomatis setelah tanggal ini |
| Status Menyala | Potongan aktif dan bisa dipakai kasir |
| Status Mati | Potongan tersimpan tapi tidak muncul di kasir |
Studi kasus: Untuk perayaan hari kemerdekaan, admin membuat promo yang hanya berlaku satu hari. Ia mengisi tanggal mulai dan tanggal berakhir sama. Besoknya promo otomatis tidak berlaku lagi, tapi datanya tetap tersimpan untuk dipakai ulang tahun depan.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Promo bulanan, berlaku tanggal satu sampai akhir bulan.
- Promo harian, hanya berlaku pada hari tertentu.
- Promo tanpa batas waktu, dibiarkan menyala sampai dihentikan manual.
Menonaktifkan potongan yang sudah jalan
Kadang promo perlu dihentikan lebih cepat dari rencana. Mungkin margin terlalu tipis, atau ada promo pengganti yang lebih menarik.
Cara menghentikan potongan
| Langkah | Aksi |
|---|---|
| 1 | Buka halaman Diskon |
| 2 | Temukan potongan yang ingin dihentikan |
| 3 | Ketuk sakelar Status sampai mati |
| 4 | Cek kasir, pastikan potongan tidak lagi muncul |
| 5 | Ubah tanggal berakhir bila ingin dihentikan permanen |
Studi kasus: Sebuah promo potongan 20 persen ternyata terlalu besar sehingga margin nyaris habis. Setelah satu hari, pemilik meminta admin mematikannya. Admin mematikan sakelar promo tersebut, dan sejak itu kasir berhenti menerapkan potongan. Transaksi yang sudah terjadi tetap memakai potongan lama.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Promo bocor, dihentikan saat ternyata syaratnya terlalu mudah.
- Promo salah nominal, diperbaiki dengan mengubah nilainya lalu dinyalakan lagi.
- Promo digantikan, promo lama dimatikan saat promo baru lebih baik.
Melihat dampak promo di laporan
Setelah promo berjalan, Anda perlu tahu apakah potongan itu benar-benar menarik pelanggan atau hanya memotong keuntungan.
Angka yang perlu dilihat
| Angka | Artinya |
|---|---|
| Jumlah Transaksi Berpromo | Berapa transaksi memakai potongan |
| Total Potongan | Berapa rupiah yang dipotong dari pelanggan |
| Rata-rata Belanja | Naik atau turun selama promo berjalan |
| Pendapatan Bersih | Pendapatan setelah potongan dikurangi |
Studi kasus: Setelah promo akhir bulan berjalan tiga hari, Bu Rina memeriksa laporan. Ia melihat jumlah transaksi naik hampir dua kali, dan rata-rata belanja juga naik karena syarat minimal Rp50.000. Potongan yang keluar sepadan dengan tambahan pembeli, jadi ia memutuskan mengulanginya bulan depan.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Uji promo kecil, dijalankan ke satu kategori dulu sebelum semua menu.
- Banding dua promo, mana yang lebih menguntungkan.
- Hentikan promo rugi, saat potongan tidak menambah jumlah pembeli.
Tips & Peringatan
Tips: beri nama potongan yang menyebutkan besar dan jenisnya. Kasir jadi lebih cepat memastikan promo yang benar.
Tips: uji setiap promo dengan transaksi percobaan sebelum diumumkan ke pelanggan.
Tips: batasi jumlah kupon saat penawaran tertutup, supaya kodenya tidak menyebar bebas.
Catatan: menghapus potongan tidak mengubah transaksi yang sudah terjadi. Riwayat lama tetap memakai potongan saat itu.
Peringatan: jangan membuat dua promo tumpang tindih untuk produk yang sama tanpa menghitung margin. Potongan bisa menumpuk tanpa Anda sadari.
Peringatan: periksa tanggal berakhir dengan teliti. Promo yang salah tanggal bisa berhenti terlalu cepat atau berjalan terlalu lama.
Ringkasan Alur
| Ingin melakukan | Langkah |
|---|---|
| Membuat promo otomatis | Diskon → Tambah Promo → isi nilai dan minimal belanja |
| Membuat kode khusus | Diskon → Tambah Kupon → isi kode dan nilai |
| Membatasi ke satu kategori | Pada dialog, pilih sasaran Kategori Tertentu |
| Menghentikan promo | Matikan sakelar Status di baris potongan |
| Melihat hasil promo | Buka laporan penjualan → bandingkan periode sebelum dan sesudah |
| Menghapus potongan lama | Tombol hapus di kolom Aksi, setelah dipastikan tidak dipakai |
Dokumentasi Terkait
- Produk, Kategori, Varian & Combo, menyusun katalog menu
- Status Produk On/Off, menyembunyikan menu tanpa menghapus
- Pelanggan, menyimpan data pembeli untuk penawaran khusus