Ikuti urutan ini agar outlet yang baru disiapkan siap menerima transaksi pertama tanpa ada yang terlewat.
Rute terkait: /manage/products · /shift · /pos
Untuk siapa halaman ini
Halaman ini untuk Anda yang baru membuka outlet dan ingin memastikan semuanya siap sebelum transaksi pertama. Checklist ini menyusun urutan yang paling aman.
Mulai dari data outlet, produk, staff, lalu shift. Melewati salah satu langkah biasanya membuat kasir tertahan saat melayani pelanggan pertama.
Simpan halaman ini dan buka kembali setiap membuka cabang baru.
Prasyarat
- Setup wizard sudah selesai dan outlet sudah punya pengaturan dasar.
- Akun owner aktif dan langganan atau trial masih berlaku.
- Menu, staff, dan printer sudah disiapkan sesuai kebutuhan outlet.
Alur pertama kali pakai
| Langkah | Nama | Deskripsi |
|---|---|---|
| 1 | Cek langganan | Pastikan akun aktif di halaman Langganan |
| 2 | Cek pengaturan | Periksa tipe pesanan, pajak, dan KDS |
| 3 | Cek produk | Pastikan katalog berisi menu hari ini |
| 4 | Cek staff | Akun kasir sudah dibuat dan kode dibagikan |
| 5 | Cek perangkat | Printer menyala dan terhubung |
| 6 | Transaksi percobaan | Buka shift dan buat satu transaksi uji |
Skenario yang Dibahas
- Resto baru buka hari pertama, menyiapkan semua hal dari nol sampai transaksi pertama
- Warung menambah menu bertahap, mulai dari sedikit menu lalu berkembang seiring waktu
- Persiapan sebelum buka, hal yang sebaiknya dicek sebelum pelanggan datang
Skenario 1, Resto baru buka hari pertama
Resto yang baru memulai perlu memastikan semua dasar siap sebelum kasir melayani pelanggan.
Checklist hari pertama untuk resto baru


Langkah
1. Pastikan akun owner aktif dan langganan (atau trial) masih berlaku di halaman Langganan.
2. Periksa Pengaturan Outlet apakah dine-in, pajak, dan KDS sudah sesuai.
3. Cek katalog Produk sudah berisi menu yang akan dijual hari ini.
4. Pastikan akun kasir sudah dibuat dan kode outlet sudah dibagikan ke staf.
5. Siapkan printer, buka Shift dengan Uang Awal, lalu buat satu transaksi percobaan.
Urutan pemeriksaan
| Pemeriksaan | Di mana | Yang dipastikan |
|---|---|---|
| Langganan | Halaman Langganan | Akun aktif atau trial berjalan |
| Pengaturan outlet | Pengaturan Outlet | Dine-in, pajak, KDS sesuai |
| Produk | Manajemen → Produk | Menu hari ini lengkap |
| Staff | Manajemen → Staff | Akun kasir dibuat, kode dibagikan |
| Perangkat | Printer dan ponsel kasir | Terhubung dan siap |
Studi kasus: Resto Bu Tini buka perdana pada Sabtu pagi. Sehari sebelumnya ia sudah menyelesaikan setup wizard dan membuat dua akun kasir. Pagi itu ia mengecek tiga hal: langganan masih aktif, printer terhubung, dan menu sudah lengkap. Ia lalu melakukan satu transaksi percobaan untuk memastikan struk tercetak.
Pukul 10.00 kasir Budi membuka shift dengan modal Rp 500.000 dan mulai melayani. Karena semua sudah disiapkan sebelum pelanggan datang, tidak ada pesanan yang tertunda karena masalah teknis.
Perbedaan hari pertama dan hari biasa
| Aspek | Hari pertama | Hari biasa |
|---|---|---|
| Langganan | Dipastikan aktif untuk pertama kali | Cukup dipantau tanggal berakhir |
| Produk | Diisi dari kosong | Diperbarui bila ada perubahan |
| Staff | Akun dibuat dan kode dibagikan | Login seperti biasa |
| Transaksi | Dilakukan uji coba | Langsung melayani |
| Perangkat | Diuji pairing printer | Dinyalakan dan dicek sebentar |
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Grand opening kafe, menyiapkan checklist sehari sebelum untuk menghindari panik.
- Resto yang pindah cabang, mengulang checklist di outlet baru.
Skenario 2, Warung menambah menu bertahap
Tidak semua outlet perlu memasukkan puluhan menu sekaligus. Warung bisa mulai dari sedikit lalu menambah sambil berjalan.
Checklist warung menambah menu bertahap


Langkah
1. Masukkan 3-5 menu andalan lebih dulu di Manajemen → Produk.
2. Jalankan transaksi pertama untuk memastikan alur kasir lancar.
3. Catat menu yang sering ditanyakan pelanggan tetapi belum ada.
4. Tambahkan menu baru secara berkala, dan aktifkan atau nonaktifkan sesuai ketersediaan.
5. Perbarui harga bila ada perubahan bahan baku.
Pola penambahan menu
| Tahap | Fokus | Contoh |
|---|---|---|
| Hari pertama | Menu andalan saja | Kopi, teh, nasi bungkus |
| Minggu berikutnya | Menu yang sering ditanya | Mie instan, air mineral |
| Setelah stabil | Varian dan paket | Ukuran minuman, paket hemat |
Studi kasus: Pak Slamet tidak ingin menghabiskan waktu memasukkan semua menu di hari pertama. Ia mulai dengan lima menu andalan: kopi, teh, nasi bungkus, mie instan, dan air mineral. Transaksi pertama berjalan lancar, dan ia mencatat menu yang sering diminta tetapi belum ada.
Minggu berikutnya ia menambahkan lima menu lagi. Karena ditambah bertahap, katalognya tetap rapi dan ia sempat menyesuaikan harga di tengah jalan.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Food truck menambah menu sesuai musim, menambah dan menonaktifkan menu sambil berjalan.
- Kafe menambah varian setelah stabil, menambah grup ukuran setelah menu dasar dikuasai.
Kapan sebaiknya menambah menu
| Kondisi | Sebaiknya menambah? | Alasan |
|---|---|---|
| Menu sering ditanya tapi belum ada | Ya | Ada permintaan nyata |
| Bahan baku baru tersedia konsisten | Ya | Menu bisa dijual rutin |
| Dapur belum sanggup menu baru | Tunda | Risiko pesanan tertunda |
| Harga bahan masih berubah | Tunda | Harga jual sulit stabil |
Skenario 3, Persiapan sebelum buka
Beberapa hal kecil sering terlewat padahal mudah dicek. Luangkan beberapa menit sebelum buka.
Checklist persiapan sebelum buka


Langkah
1. Periksa status langganan agar tidak terhenti di tengah hari.
2. Pastikan printer menyala dan terhubung lewat Bluetooth.
3. Cek sisa stok bahan bila inventori aktif, agar tidak kehabisan saat ramai.
4. Pastikan pembayaran (tunai, QRIS, transfer) siap dan saldo QRIS mencukupi.
5. Konfirmasi kasir sudah tahu kode outlet dan cara membuka shift.
Rutinitas sebelum buka
| Cek | Kenapa penting |
|---|---|
| Langganan aktif | Mencegah kasir terhenti saat ramai |
| Printer terhubung | Struk bisa langsung dicetak |
| Stok bahan cukup | Menghindari menu habis di tengah hari |
| Saldo QRIS aman | Pembayaran non-tunai lancar |
| Kasir siap | Shift bisa dibuka tepat waktu |
Studi kasus: Setiap pagi Rina punya rutinitas lima menit sebelum buka. Ia mengecek langganan, menyalakan printer, melihat sisa stok susu dan biji kopi, lalu memastikan saldo QRIS aman. Ia juga menyapa kasir dan memastikan shift akan dibuka.
Suatu pagi ia menemukan printer tidak terhubung. Karena mengecek sebelum pelanggan datang, ia sempat menghubungkannya ulang tanpa membuat antrian menunggu.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Warung mengecek stok es, memastikan persediaan cukup untuk hari itu.
- Resto mengecek bahan habis, menonaktifkan produk yang bahannya kosong sebelum buka.
Urutan Hari Pertama yang Disarankan
Bila outlet Anda baru pertama dibuka, ikuti urutan ini dari pagi sampai transaksi pertama berjalan.
| Waktu | Kegiatan | Bagian yang dibuka |
|---|---|---|
| H-1 | Selesaikan setup wizard | Onboarding |
| H-1 | Masukkan menu awal | Manajemen → Produk |
| H-1 | Buat akun kasir | Manajemen → Staf |
| Pagi | Cek langganan | Langganan |
| Pagi | Nyalakan dan sambungkan printer | Perangkat |
| Pagi | Transaksi percobaan | Operasional Kasir |
| Buka | Kasir buka Shift | Operasional Kasir → Shift |
Yang sering terlewat
| Hal | Akibat bila terlewat | Cara mencegah |
|---|---|---|
| Shift belum dibuka | Kasir tidak bisa bertransaksi | Buka shift sebelum pelanggan pertama |
| Printer belum tersambung | Struk tidak tercetak | Nyalakan dan uji cetak |
| Metode pembayaran belum dinyalakan | QRIS tidak muncul di kasir | Periksa Pengaturan Outlet |
| Akun kasir belum dibuat | Staf tidak bisa login | Buat akun sehari sebelumnya |
| Menu belum lengkap | Pelanggan memesan menu yang belum ada | Periksa katalog sebelum buka |
Studi kasus: Sebuah kafe baru melewatkan pengecekan metode pembayaran. Saat pelanggan pertama meminta QRIS, opsi itu tidak muncul di kasir. Kasir terpaksa meminta pelanggan membayar tunai, dan pelanggan itu tidak membawa uang tunai. Sejak kejadian itu, pemilik memasukkan "cek metode pembayaran" ke checklist pagi dan tidak pernah mengalami hal serupa lagi.
Contoh lain yang bisa dibuat:
- Warung yang baru pindah lokasi, mengulang pengecekan dari awal di lokasi baru.
- Outlet tambahan, memakai urutan yang sama meski menu berbeda.
- Buka cabang saat musim ramai, menyiapkan semuanya lebih awal.
Tips & Peringatan
Tips: simpan checklist ini di ponsel owner dan ulangi setiap pagi; kebiasaan kecil ini mencegah masalah saat jam sibuk.
Tips: lakukan transaksi percobaan sehari sebelum buka, bukan saat pelanggan pertama sudah menunggu.
Catatan: transaksi percobaan sebaiknya dilakukan satu kali sebelum buka, lalu transaksi itu bisa tetap dibiarkan sebagai catatan latihan.
Peringatan: jangan menunda pengecekan printer sampai pelanggan pertama datang.
Ringkasan
| Ingin melakukan | Langkah |
|---|---|
| Memastikan akun aktif | Buka Langganan → periksa status |
| Memeriksa pengaturan | Pengaturan Outlet → cek dine-in, pajak, KDS |
| Memastikan menu siap | Manajemen → Produk → cek katalog |
| Memastikan staff bisa masuk | Manajemen → Staff → bagikan kode outlet |
| Menyiapkan perangkat | Nyalakan dan hubungkan printer |
| Uji coba sebelum buka | Buka Shift → buat satu transaksi percobaan |
| Menambah menu bertahap | Mulai 3-5 menu → tambah seiring waktu |
Dokumentasi Terkait
- Setup Wizard: Menyiapkan Outlet Pertama Kali, langkah sebelum checklist ini
- Trial 14 Hari & Pilih Paket, memastikan langganan tetap aktif
- Daftar Akun & Login, memastikan kasir bisa masuk