No. 1.6 Panduan Kekasir Pengenalan

Aktivasi QRIS Dinamis

Cara mengajukan QRIS Dinamis, memantau status pengajuan, dan memahami pencairan dananya.

Ajukan aktivasi QRIS Dinamis agar pelanggan bisa membayar dengan kode QR yang nominalnya otomatis muncul.

Rute terkait: /report/settlement (pencairan)

Untuk siapa halaman ini

Halaman ini untuk pemilik yang ingin menerima pembayaran QRIS Dinamis. Berbeda dari QRIS statis yang memakai kode tetap dari bank, QRIS Dinamis membuat kode baru untuk setiap transaksi sehingga nominalnya terisi otomatis.

Pengajuan dilakukan sekali per outlet. Setelah disetujui, kasir bisa memilih QRIS DINAMIS saat menerima pembayaran.

Dana dari transaksi QRIS masuk ke rekening setelah proses pencairan, bukan langsung saat pelanggan memindai.

Prasyarat

  • Anda login sebagai owner dan outlet sudah aktif.
  • Data usaha dan rekening pencairan sudah Anda siapkan sesuai dokumen.
  • Nama pada rekening sama dengan data pemilik yang akan diisi.

Alur pertama kali pakai

LangkahNamaDeskripsi
1Buka menu QRISPanel Owner → QRIS Dinamis
2Ajukan aktivasiKetuk Ajukan QRIS dan isi data
3Kirim pengajuanPeriksa lalu kirim untuk diverifikasi
4Pantau statusTunggu status berubah dari menunggu menjadi aktif
5Pakai di kasirPilih QRIS Dinamis saat menerima pembayaran
6Perbaiki bila ditolakBetulkan data lalu ajukan ulang

Skenario yang Dibahas

  • Pengajuan pertama, mengajukan aktivasi QRIS untuk outlet pertama kali
  • Menunggu verifikasi, memantau status pengajuan yang sedang diproses
  • Sudah aktif menerima QRIS, menguji pembayaran setelah QRIS disetujui
  • Pengajuan ditolak & mengulang, memperbaiki data lalu mengajukan lagi

Skenario 1, Pengajuan pertama

Pengajuan QRIS memerlukan data outlet dan rekening pencairan. Siapkan data ini sebelum mulai.

Form pengajuan QRIS pertama

Form pengajuan QRIS pertama
Form pengajuan QRIS pertama (tampilan ponsel)

Langkah

1. Buka panel Owner lalu pilih QRIS Dinamis.

2. Ketuk Ajukan QRIS untuk memulai pengajuan.

3. Isi data outlet: Nama Usaha, Alamat, dan Kontak.

4. Isi Rekening Pencairan dan data pemilik sesuai dokumen.

5. Periksa kembali lalu ketuk Kirim Pengajuan.

Field pengajuan QRIS

Studi kasus: Rina ingin kafenya menerima pembayaran QRIS agar pelanggan tidak perlu membawa uang tunai. Ia membuka Owner → QRIS Dinamis, mengetuk Ajukan QRIS, lalu mengisi data kafe dan rekening bank. Ia memeriksa ulang nama dan nomor rekening sebelum mengirim karena salah satu digit bisa membuat pengajuan terlambat.

Setelah dikirim, pengajuannya masuk ke tahap verifikasi. Ia tinggal menunggu status berubah tanpa perlu mengirim dokumen ulang.

Contoh lain yang bisa dibuat:

  • Warung mengajukan QRIS, memakai rekening pribadi pemilik.
  • Resto mengajukan untuk cabang baru, mengulang pengajuan di outlet berbeda.

Skenario 2, Menunggu verifikasi

Setelah dikirim, pengajuan diperiksa. Statusnya bisa Anda pantau di halaman yang sama.

Status pengajuan QRIS menunggu verifikasi

Status pengajuan QRIS menunggu verifikasi
Status pengajuan QRIS menunggu verifikasi (tampilan ponsel)

Langkah

1. Buka Owner → QRIS Dinamis untuk melihat status pengajuan.

2. Status Menunggu Verifikasi berarti pengajuan sedang diperiksa.

3. Bila ada data kurang, aplikasi menampilkan permintaan perbaikan.

4. Anda bisa tetap melayani pembayaran tunai atau transfer selama menunggu.

Arti tiap status

StatusArtinyaTindakan
Menunggu VerifikasiSedang diperiksaTunggu, tetap jualan seperti biasa
Perlu PerbaikanAda data yang kurangLengkapi data lalu kirim ulang
AktifPengajuan disetujuiPakai QRIS Dinamis di kasir
DitolakPengajuan tidak lolosBaca alasan, perbaiki, ajukan ulang

Catatan: waktu verifikasi bisa berbeda untuk setiap pengajuan, tergantung kelengkapan data.

Studi kasus: Pak Slamet mengajukan QRIS untuk warungnya. Selama menunggu, status tetap Menunggu Verifikasi selama beberapa hari. Ia tidak berhenti berjualan; pelanggan tetap bisa membayar tunai dan transfer.

Saat status berubah, ia mendapat pemberitahuan dan bisa langsung mulai memakai QRIS. Warungnya tidak pernah tutup hanya karena menunggu verifikasi.

Contoh lain yang bisa dibuat:

  • Resto menunggu sambil pakai QRIS statis, memakai QRIS bank sementara waktu.
  • Outlet mengirim data tambahan, melengkapi permintaan verifikator agar cepat selesai.

Skenario 3, Sudah aktif menerima QRIS

Bila pengajuan disetujui, opsi QRIS Dinamis muncul di kasir saat pembayaran.

Pembayaran QRIS aktif

QRIS aktif saat pembayaran
QRIS aktif saat pembayaran (tampilan ponsel)

Langkah

1. Periksa status di Owner → QRIS Dinamis sampai tertulis Aktif.

2. Pastikan QRIS menyala di Pengaturan Outlet → Metode Pembayaran.

3. Saat transaksi, pilih metode QRIS Dinamis di layar pembayaran.

4. Aplikasi menampilkan kode QR dengan nominal otomatis sesuai total belanja.

5. Pelanggan memindai dan membayar; status pembayaran otomatis terkonfirmasi.

QRIS Dinamis dan QRIS Statis

AspekQRIS StatisQRIS Dinamis
Kode QRTetap milik outletBaru untuk setiap transaksi
NominalPelanggan mengetik sendiriTerisi otomatis
Risiko salah nominalAdaTidak ada
AktivasiLangsung dari bankPerlu pengajuan lewat Kekasir.id

Studi kasus: QRIS Kafe Rina disetujui. Saat pelanggan pertama memilih membayar QRIS, kasir memilih QRIS Dinamis, dan layar menampilkan kode QR dengan nominal yang sudah sesuai. Pelanggan memindai dari aplikasi banknya dan pembayaran terkonfirmasi tanpa kasir perlu mengetik nominal.

Karena nominalnya otomatis, tidak ada lagi salah hitung. Dana dari transaksi itu masuk ke rekening pencairan sesuai jadwal yang berlaku.

Contoh lain yang bisa dibuat:

  • Warung memakai QRIS di meja, pelanggan memindai saat membayar.
  • Resto menampilkan QR di layar pelanggan, pelanggan melihat nominal sebelum memindai.

Skenario 4, Pengajuan ditolak & mengulang

Bila pengajuan ditolak, penyebabnya biasanya data yang tidak cocok. Perbaiki lalu ajukan lagi.

Status pengajuan QRIS ditolak

Pengajuan QRIS ditolak dan diulang
Pengajuan QRIS ditolak dan diulang (tampilan ponsel)

Langkah

1. Buka Owner → QRIS Dinamis dan baca alasan penolakan.

2. Periksa data yang disebutkan, misalnya nama pemilik atau nomor rekening.

3. Perbaiki data yang salah.

4. Ketuk Ajukan Ulang untuk mengirim pengajuan baru.

5. Tunggu verifikasi kembali; data yang sudah lengkap biasanya lebih cepat diproses.

Penyebab penolakan umum

PenyebabCara memperbaiki
Nama pemilik beda dengan rekeningSamakan dengan buku tabungan
Nomor rekening salahPerbaiki satu digit yang keliru
Alamat tidak sesuai dokumenSesuaikan dengan data resmi
Kontak tidak aktifGanti dengan nomor yang bisa dihubungi

Catatan: pastikan nama pada rekening sama dengan data pemilik yang diisi, karena ketidakcocokan adalah penyebab penolakan yang paling umum.

Studi kasus: Pengajuan QRIS Bu Tini ditolak karena nama pemilik tidak sama dengan nama di rekening. Ia membaca alasan penolakan, memperbaiki nama agar sesuai buku tabungan, lalu mengetuk Ajukan Ulang.

Kali ini pengajuannya disetujui karena datanya sudah cocok. Karena ia segera memperbaiki, restonya bisa menerima QRIS hanya beberapa hari setelah penolakan.

Contoh lain yang bisa dibuat:

  • Rekening usaha diperbaiki, mengganti ke rekening atas nama badan usaha.
  • Alamat outlet disesuaikan, memperbaiki alamat agar sesuai dokumen.

Tips & Peringatan

Tips: periksa dua kali nama dan nomor rekening sebelum mengirim agar pengajuan tidak tertunda.

Tips: pantau status pengajuan secara berkala daripada menunggu tanpa kepastian.

Catatan: selama pengajuan belum aktif, outlet tetap bisa menerima tunai dan transfer sehingga penjualan tidak berhenti.

Peringatan: dana QRIS masuk lewat pencairan, bukan langsung. Catat jadwalnya agar perhitungan kas tetap akurat.

Ringkasan

Ingin melakukanLangkah
Mengajukan QRISOwner → QRIS Dinamis → Ajukan QRIS → isi data → kirim
Memantau pengajuanOwner → QRIS Dinamis → baca status
Menerima pembayaran QRISKasir → QRIS Dinamis → tampilkan QR → pelanggan memindai
Memperbaiki data ditolakBaca alasan → perbaiki → Ajukan Ulang
Tetap jualan saat menungguPakai tunai atau transfer

Dokumentasi Terkait