No. 2.1 Panduan Kekasir Pengenalan

Buka & Tutup Shift

Cara membuka shift dengan kas awal, menangani kasir kedua, dan menutup shift lengkap dengan selisih kas.

Buka shift sebelum mulai berjualan, tutup di akhir sesi supaya kas Anda tercatat rapi.

Rute terkait: /shift (buka & shift aktif) · /shift/history (riwayat shift) · /pos (kasir)

Untuk siapa halaman ini

Halaman ini untuk Anda yang memegang laci kas. Setiap sesi kerja dimulai dengan Buka Shift dan diakhiri dengan Tutup Shift. Dari situ sistem tahu uang awal yang Anda pegang, berapa penjualan hari itu, apa saja pengeluarannya, dan berapa uang yang seharusnya tersisa di laci.

Kenapa ini penting? Tanpa shift aktif, Anda tidak bisa menyimpan transaksi sama sekali. Tombol Bayar di halaman Kasir akan mengarahkan Anda kembali untuk membuka shift dulu. Jadi langkah pertama setiap pagi selalu sama: buka shift.

Di outlet ramai, shift bisa berjalan bersamaan. Kasir pagi punya shiftnya sendiri, kasir siang punya shiftnya sendiri. Keduanya tidak saling mengganggu, dan masing-masing hanya melihat penjualannya sendiri. Pemilik tetap bisa melihat gabungan semuanya di laporan.

Prasyarat

  • Outlet sudah aktif dan Anda sudah login sebagai kasir atau admin.
  • Anda sudah tahu berapa Uang Awal (Modal Tunai) yang ada di laci, hasil hitung uang kecil dan besar sebelum toko buka.
  • Printer struk sudah terpasang bila Anda ingin langsung cetak laporan shift. Langkah ini opsional dan bisa menyusul.

Alur pertama kali pakai

LangkahNamaDeskripsi
1Buka halaman ShiftKetuk menu Shift di navigasi
2Isi uang awalMasukkan jumlah uang di laci pada Uang Awal (Modal Tunai)
3Ketuk Buka Shift SekarangShift mulai berjalan, durasi mulai dihitung
4Layani transaksiSemua penjualan, diskon, dan pengeluaran tercatat ke shift ini
5Ketuk Tutup ShiftIsi Tunai Fisik, periksa Selisih Kas, lalu simpan
6Cetak laporan (opsional)Struk Thermal atau Laporan A4 dari laporan shift

Skenario yang Dibahas

  • Shift pertama hari itu — membuka laci dari nol saat outlet baru buka
  • Shift kasir kedua — kasir berikutnya membuka shift sendiri di jam yang sama
  • Tutup shift kas cocok — uang fisik sama persis dengan hitungan sistem
  • Tutup shift kas lebih — uang fisik melebihi angka seharusnya
  • Tutup shift kas kurang — uang fisik di bawah angka seharusnya

Skenario 1 — Buka shift pertama hari itu

Dipakai saat outlet baru buka dan laci masih bersih dari transaksi. Ini alur paling umum, dilakukan sekali setiap pagi.

Halaman Buka Shift

Halaman Buka Shift, form uang awal masih kosong
Halaman Buka Shift (tampilan ponsel)

Yang tampak di layar, dari atas ke bawah:

  • Header — judul halaman Shift dan status shift di kanan atas.
  • Kartu status — keterangan bahwa Anda belum memulai sesi hari ini.
  • Form Buka Shift — satu field Uang Awal (Modal Tunai) dengan keterangan kecil "Uang pembuka shift".
  • Tombol Buka Shift Sekarang — aksi utama di bawah form.
  • Tab Shift Aktif — membawa Anda ke tampilan shift yang sedang berjalan.

Langkah

1. Buka halaman Shift dari navigasi.

2. Hitung uang di laci: uang kecil ditambah uang besar.

3. Isi Uang Awal (Modal Tunai) dengan hasil hitungan itu.

4. Ketuk Buka Shift Sekarang.

5. Halaman berganti menampilkan Shift Aktif dengan durasi yang mulai berjalan.

Field buka shift

Keterangan "Uang pembuka shift" hanya pengingat. Yang Anda isi adalah jumlah nyata uang yang Anda hitung, bukan angka bulat asal.

Form setelah terisi

Form Buka Shift dengan modal awal Rp 500.000 terisi
Form Buka Shift terisi (tampilan ponsel)

Setelah Uang Awal terisi, ketuk Buka Shift Sekarang. Halaman berganti menampilkan shift aktif: nama kasir, waktu mulai, dan durasi yang terus berjalan.

Studi kasus: Rina membuka kafenya pukul 07.00. Ia menghitung uang kembalian di laci sebesar Rp 500.000, mengisinya di Uang Awal, lalu menekan Buka Shift Sekarang. Sepanjang hari semua transaksi otomatis tercatat pada shift itu. Saat tutup nanti, ia hanya perlu membandingkan uang fisik dengan angka Tunai Seharusnya.

Contoh lain yang bisa dibuat:

  • Laci berisi Rp 487.000 dari kembalian kemarin, jadi diisi 487000.
  • Kasir baru membuka shift dengan modal Rp 300.000 karena transaksi hari itu diperkirakan kecil.

Skenario 2 — Kasir kedua membuka shift paralel

Dipakai saat dua kasir bekerja pada jam yang sama. Masing-masing membuka shiftnya sendiri sehingga tanggung jawab kas terpisah.

Langkah

1. Kasir kedua login memakai akunnya sendiri.

2. Buka halaman Shift, isi Uang Awal sesuai uang yang ia pegang.

3. Ketuk Buka Shift Sekarang.

4. Keduanya melayani transaksi di shift masing-masing.

5. Saat pulang, masing-masing menutup shift sendiri.

Shift pertama tidak perlu ditutup lebih dulu. Sistem mengizinkan dua shift berjalan bersamaan. Di laporan, pemilik bisa melihat performa tiap kasir secara terpisah maupun gabungan.

Studi kasus: Resto Bu Tini punya dua kasir di jam makan siang. Budi sudah membuka shift sejak pagi dengan modal Rp 500.000. Sari datang pukul 11.00, membuka shiftnya sendiri dengan modal Rp 300.000. Keduanya melayani pelanggan tanpa saling menunggu. Saat Budi pulang pukul 15.00, ia menutup shiftnya sendiri; Sari terus berjalan sampai tutup toko.

Kenapa shift paralel berguna

KondisiManfaat shift terpisah
Dua kasir satu jamSelisih kas bisa ditelusuri ke kasir yang tepat
Kasir shift pagi dan soreLaporan per kasir lebih akurat
Kasir cadangan saat ramaiCuci tangan kas terpisah, tidak saling menuduh

Contoh lain yang bisa dibuat:

  • Kafe dengan satu kasir pagi dan satu kasir malam di hari yang sama.
  • Minimarket yang menambah kasir cadangan saat akhir pekan.

Skenario 3 — Tutup shift kas cocok

Dipakai di akhir sesi saat hitungan uang fisik sama persis dengan angka sistem. Ini kondisi ideal.

Rincian kas saat tutup shift

BarisArtinya
Modal AwalUang pembuka shift
Tunai MasukTotal pembayaran tunai selama shift
PengeluaranTotal uang yang keluar dari laci
Total RefundUang yang dikembalikan ke pelanggan secara tunai
Tunai SeharusnyaModal Awal + Tunai Masuk − Pengeluaran − Total Refund
Tunai FisikAngka yang Anda isi, hasil hitung nyata uang di laci
Selisih KasTunai Fisik − Tunai Seharusnya

Langkah tutup shift

LangkahNamaDeskripsi
1Ketuk Tutup ShiftTombol ada di halaman Shift Aktif
2Baca ringkasanModal Awal, Total Penjualan, Pengeluaran, dan informasi transaksi ditampilkan
3Isi Tunai FisikMasukkan hasil hitung uang di laci
4Periksa Selisih KasKotak selisih muncul otomatis, hijau bila cocok
5Tulis KeteranganOpsional, jelaskan bila ada selisih
6Ketuk SimpanShift ditutup, halaman kembali ke Buka Shift

Studi kasus: Budi menutup shift setelah berjualan sepanjang hari. Ia menghitung uang di laci Rp 1.240.000. Aplikasi menampilkan Tunai Seharusnya Rp 1.240.000, sehingga Selisih Kas Rp 0. Shift ditutup tanpa catatan khusus.

Contoh lain yang bisa dibuat:

  • Kasir menutup shift siang dan langsung menyerahkan laci ke kasir sore.
  • Outlet kecil dengan satu transaksi, selisih nol lebih mudah dipastikan.

Skenario 4 — Tutup shift kas lebih

Dipakai saat uang fisik ternyata lebih banyak dari angka seharusnya. Selisih positif ini tetap harus dicatat.

Langkah

1. Ketuk Tutup Shift.

2. Isi Tunai Fisik sesuai hasil hitungan.

3. Aplikasi menampilkan Selisih Kas bernilai positif dengan warna merah.

4. Tulis Keterangan, misalnya pelanggan tidak mengambil kembalian.

5. Ketuk Simpan.

Tampilan selisihArtiContoh penyebab
Nilai positif (merah)Uang fisik lebih dari seharusnyaPelanggan tidak mengambil kembalian
Nilai negatif (merah)Uang fisik kurang dari seharusnyaSalah memberi kembalian, uang hilang

Studi kasus: Sari menutup shift dan menemukan uang fisik Rp 2.000 lebih dari seharusnya. Ia menuliskan Keterangan "lebih Rp 2.000, ada pelanggan tidak ambil kembalian" lalu menyimpan. Selisih itu tetap tercatat di laporan agar bisa diperiksa pemilik.

Contoh lain yang bisa dibuat:

  • Ada tip dari pelanggan yang tidak tercatat sebagai penjualan.
  • Kasir salah menjumlahkan uang kecil sehingga terhitung lebih.

Skenario 5 — Tutup shift kas kurang

Dipakai saat uang fisik lebih sedikit dari angka seharusnya. Ini kondisi yang paling perlu ditelusuri.

Langkah

1. Ketuk Tutup Shift.

2. Isi Tunai Fisik sesuai hitungan nyata.

3. Aplikasi menampilkan Selisih Kas bernilai negatif dengan warna merah.

4. Tulis Keterangan yang jujur, misalnya kembalian salah.

5. Ketuk Simpan. Shift tetap bisa ditutup.

Field Keterangan dipakai untuk menjelaskan. Isinya bebas, tetapi jujur dan jelas. Catatan ini ikut tersimpan di laporan shift sehingga pemilik bisa menelusuri.

Studi kasus: Sari menutup shift dan menemukan uang fisik Rp 3.000 lebih sedikit dari seharusnya. Ia menuliskan Keterangan "kurang Rp 3.000, kemungkinan kembalian salah" lalu menyimpan. Selisih itu tetap tercatat di laporan agar bisa diperiksa pemilik, bukan hilang begitu saja.

Yang sebaiknya dilakukan saat selisih

LangkahTindakan
1Hitung ulang uang fisik satu kali lagi
2Bandingkan dengan Tunai Seharusnya
3Periksa pengeluaran dan refund tunai hari itu
4Tulis keterangan sebelum menyimpan

Peringatan: jangan menutup selisih dengan menambah pengeluaran palsu. Catat apa adanya, lalu telusuri penyebabnya.

Shift tidak bisa ditutup

Aplikasi mencegah shift ditutup bila masih ada transaksi yang belum selesai. Ini bukan gangguan, melainkan pengaman agar tidak ada pesanan yang terlupa.

Yang menghalangi penutupan

KondisiStatus di pesananPerlu tindakan
Pesanan belum dibayarBelum BayarSelesaikan pembayarannya
Open order yang menggantungBelum BayarBuka dari Transaksi, lalu bayar
Pre-order dengan sisa bayarSisa BayarSelesaikan atau biarkan sesuai jadwal
Pesanan sudah dibatalkanDibatalkanTidak menghalangi, aman

Langkah menyelesaikan

1. Saat Anda menekan Tutup Shift, aplikasi memeriksa seluruh transaksi pada shift tersebut.

2. Bila masih ada yang belum selesai, muncul peringatan Tidak Bisa Tutup Shift.

3. Buka daftar Transaksi, filter status Belum Bayar.

4. Selesaikan atau batalkan pesanan tersebut.

5. Kembali ke halaman Shift, lalu tutup shift lagi.

Studi kasus: Sebuah pesanan makan di tempat belum dibayar sampai toko mau tutup. Kasir menekan Tutup Shift dan ditolak. Ia membuka Transaksi, menyelesaikan pembayaran pesanan itu, lalu menutup shift dengan lancar.

Catatan: pesanan yang sudah berstatus Dibatalkan tidak menghalangi penutupan shift.

Riwayat shift

Setelah shift ditutup, laporannya tersimpan di Riwayat. Ketuk menu Shift lalu pilih Riwayat untuk melihat daftar shift yang pernah ditutup, lengkap dengan tanggal, kasir, total penjualan, dan selisih kasnya.

Ketuk satu baris untuk membuka laporan detail shift tersebut. Di dalamnya tersedia:

  • Ringkasan Penjualan — total penjualan, jumlah transaksi, dan Produk Terjual.
  • Rincian Kas — modal awal, tunai masuk, pengeluaran, refund, dan selisih.
  • Rincian Pengeluaran — daftar pengeluaran selama shift.
  • Rincian Refund — daftar pengembalian dana bila ada.
  • Performa Kasir — ringkasan per kasir bila shift digabung.
  • Nota Penuh atau Per Item — pilihan tampilan laporan.
  • Tombol Struk Thermal dan Laporan A4 untuk mencetak.

Catatan: laporan shift yang sudah dikunci tidak bisa diubah kembali. Bila ada kekeliruan, buat koreksi lewat pengeluaran atau refund.

Tips & Peringatan

Tips: hitung uang fisik dua kali sebelum menutup shift. Selisih kecil sering berasal dari salah hitung, bukan dari transaksi.

Tips: isi Uang Awal sesuai hitungan nyata, bukan angka bulat asal. Ini memudahkan penelusuran bila nanti ada selisih.

Catatan: field Tunai Fisik harus diisi angka. Selisih dihitung sebagai uang fisik dikurangi Tunai Seharusnya.

Peringatan: sebaiknya jangan menutup shift saat masih ada pelanggan yang belum membayar.

Ringkasan

Ingin melakukanLangkah
Mulai sesi kerjaHalaman Shift → isi Uang Awal → Buka Shift Sekarang
Kasir kedua mulai bekerjaLogin akun sendiri → buka shift sendiri
Melihat posisi kas berjalanHalaman Shift Aktif → baca Total Penjualan dan Pengeluaran
Menutup sesiTutup Shift → isi Tunai Fisik → Simpan
Menjelaskan selisihIsi Keterangan saat tutup shift
Mencetak laporanRiwayat → pilih shift → Struk Thermal atau Laporan A4
Mengatasi shift tidak bisa ditutupFilter Transaksi status Belum Bayar → selesaikan → tutup shift

Dokumentasi Terkait